ANTARAJAWABARAT.com,27/8 - PTKA memperpanjang operasional Posko Angkutan Lebaran hingga 2 September 2012 untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang yang masih cukup signifikan melakukan aktivitas mudik.

"Ya ada perpanjangan Posko Angkutan Lebaran, selain melayani penumpang juga merupakan edukasi masyarakat dalam bertransportasi KA yang tertib, aman dan nyaman," kata Manajer Humas PTKA Daop II Bandung Bambang Setya Prayitno di Bandung, Senin.

Perpanjangan masa layanan Posko Lebaran itu, menurut Bambang, sesuai Instruksi Direksi yang dikeluarkan dengan telegram nomor U/142 tertanggal 25 Agustus 2012 perihal perpanjangan masa Posko untuk mendukung peningkatan pelayanan serta ketertiban angkutan penumpang.

Bambang menyebutkan, masa angkutan lebaran hingga tanggal 27 Agustus 2012 (H2+7) berlangsung aman lancar terkendali.

"Kebijakan pembatasan kapasitas angkut hanya 100 persen atau sesuai dengan jumlah tempat duduk pada semua kelas mulai dari eksekutif, bisnis dan kelas ekonomi juga berdampak positif pada sistem pelayanan angkutan lebaran yang lebih nyaman dan Aman dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya," kata Bambang.

Tidak tercatat dilaporkan kasus-kasus kriminalitas yang biasanya terjadi seperti pencopetan, pencurian barang penumpang hingga kasus penumpang terjepit, naik lewat jendela pada KA kelas ekonomi hingga pembiusan tidak terjadi.
Sementara dari sisi pelayanan tiket, pemesanan H-90 yang didahului kelas komersial (Eksekutif, Bisnis) dan diikuti kelas ekonomi.

"Pemesanan tiket ekonomi merupakan suatu revolusi sistem pelayanan pada kelas ini yang selalu diidentikkan dengan kumuh, tidak teratur dan tidak manusiawi kini menjadi lebih baik," katanya.

Kesesuaian nama tertera pada tiket dengan penumpang adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh penumpang, dengan tujuan kelengkapan data manifest penumpang, klaim asuransi dan mencegah percaloan.

Hal itu, kata dia, bisa diikuti oleh seluruh kelas KA, dan pihaknya masih lakukan toleransi hingga akhir bulan ini, sementara mulai 1 september 2012, mutlak satu tiket satu nama dan bisa dibuktikan dengan kartu identitas resmi seperti KTP, SIM, Paspor, Kartu pelajar/mahasiswa atau kartu keluarga.

Disampaikan juga bahwa mulai H1-10 (9/8) hingga H2+6 (26/8) data Posko, jumlah penumpang yang terangkut adalah 706.570 atau naik satu persen dibanding tahun lalu 696.833 penumpang.

Kencenderungan volume keberangkatan penumpang terjadi peningkatan setelah hari H atau setelah lebaran, seperti kecenderungan arah barat pada KA Argo Parahyangan pada H1-2 hingga H1 berkisar 2.000 sampai 2.100 penumpang meningkat pada H2 sd H2+6 mulai dari 2.300 hingga 2.700 penumpang.

Kecenderungan sama terjadi pada KA arah Timur (Jateng-Jatim) pada sebelum lebaran H-4 hingga Hari Raya Idul Fitri volume mulai 4.200 penumpang sampai 4.800 penumpang, namun pada H+2 hingga H+6 jumlah penumpang 5.000 hingga 6.300 orang. Sementara KA lokal barat tertinggi 21.242 penumpang pada (H+2) dan jurusan timur Timur 19.920 penumpang pada H+1. ***2***

Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026