ANTARAJAWABARAT.com,2/2 - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Garut, Jawa Barat, merencanakan membeli 16 unit mobil baru dengan anggaran sebesar Rp3,6 miliar dari dana APBD 2012.

"16 mobil baru bagi anggota dewan itu, karena mobil sebelumnya tidak layak pakai sering mogok," kata Sekretaris Dewan Kabupaten Garut, Farida Susilawati, kepada wartawan, Kamis.

Pengadaan mobil baru tersebut, terdiri dari satu unit mobil Toyota Fortuner dan tiga unit Honda CRV untuk unsur pimpinan DPRD dan 12 unit Daihatsu Terios untuk perlengkapan kendaraan di DPRD.

Sedangkan mobil anggota DPRD sebelumnya yakni Toyota Kijang dan Suzuki Vitara tahun pembuatan 1999 hingga 2003, kata Farida, rencananya akan diserahkan pada bagian aset yang selanjutnya dibagikan kepada tingkat dinas yang membutuhkan kendaraan operasional.

"Untuk mobil-moil baru kemungkinan akan datang antara bulan Maret atau April," katanya.

Ia mengungkapkan pengadaan mobil dinas baru tersebut sesuai pengajuan para anggota DPRD yang mengeluhkan mobil sebelumnya tidak layak atau sering mogok.

Apabila terus digunakan mobil lama tersebut, kata Farida, dapat mengganggu kinerja para anggota DPRD saat melaksanakan tugas kunjungan ke pelosok daerah.

Berdasarkan pengakuan anggota DPRD yang menggunakan mobil lama sering mogok, kata Farida, berdampak pada biaya pengeluaran perawatan kendaraan cukup besar mencapai RP600 juta per tahun.

"Mobil dewan itu sering mogok, dan biaya perawatan kendaraan mobil dewan yang lama itu sangat besar, jadi daripada untuk biaya perawatan dan sering mogok, makanya ganti dengan mobil baru," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Lucky Lukmansyah Trenggana, mengaku para anggota DPRD membutuhkan mobil baru untuk menunjang kinerja.

Selain menunjang kinerja, kata Lucky, untuk penghematan anggaran perawatan mobil operasional yang sebelumnya mencapai Rp600 juta bisa lebih ringan berkisar Rp100 juta per tahun.

Pengajuan pengadaan mobil baru bagi anggota DPRD, kata Lucky, sudah direncanakan sejak tahun 2009, namun terus diundur hingga dapat disetujui pada pembahasan anggaran 2012.

"Sering mendapat laporan dari para anggota komisi, kinerja mereka terhambat gara-gara mobil mogok, daripada buat perawatan, lebih baik beli yang baru," jelasnya.

Feri P


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026