"Kami ingin menambah konsep wisata di Bandung. Jika selama ini orang-orang datang ke Bandung untuk berbelanja, kini mereka juga bisa berwisata sejarah," kata perwakilan Mahanagari, Poerwa, di Bandung, Kamis.
Poerwa mengatakan, Kota Bandung merupakan sebuah museum hidup yang terdiri dari berbagai cagar budaya dan objek-objek sejarah yang menarik. "Berbekal pandangan itulah kegiatan tur sepeda dilaksanakan," kata Poerwa.
Kurang lebih selama enam jam, peserta akan diajak menyusuri rute yang sudah disiapkan panitia. Perjalanan akan dimulai dari Museum Konferensi Asia-Afrika (KAA), dan berakhir di titik yang sama.
Selain itu, peserta juga akan singgah di beberapa titik terpenting, yakni Museum KAA, Museum Mandala Wangsit, dan Gedung Sate.
"Sebelum memulai perjalanan, kami akan mengajak peserta menonton film Bandung Tempo Dulu agar suasana 'Paris Van Java'-nya lebih terasa," lanjut Poerwa.
Rencananya, tur sepeda ini akan dijadikan kegiatan rutin setiap bulan. Jika antusias masyarakat tinggi, kata Poerwa, kegiatan ini akan diselenggarakan reguler setiap pekannya.
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.