"Saat ini telah ada 22 gerai waralaba Solusi Rumah yang tersebar di Pulau Jawa, ke depan akan dikembangkan dengan membuka gerai di Bali," kata Manager Coorporation Holcim Indonesia, Deni Heryandain di Bandung, Jumat.
Menurut dia, program yang sudah bergulir sejak beberapa tahun lalu itu telah membangun sedikitnya 400 unit rumah berbagai ukuran dan berbagai model serta bahan yang digunakan.
Program itu, kata dia menawarkan konsep pembangunan rumah yang hemat biaya dan ramah lingkungan dengan desain dan dukungan tenaga bangunan dari perusahaan semen itu.
"Kegiatan ini merupakan salah satu CSR perusahaan, selain itu juga dilatuh sedikitnya 400 ahli bangunan di sejumlah kota yang sudah terdata dalam database kami. Begitu diperlukan untuk membangun, mereka langsung bergerak," kata Deni.
Selain itu, program itu juga mengikut sertakan rumah yang dibangun dalam program itu ke dalam perlindungan asuransi "all risk" mengantisipasi kondisi "force major" akibat kebakaran, bencana alam maupun penyebab lainnya.
Selain itu, program solusi rumah juga memberikan konsultasi bangunan yang dilakukan di gerai-gerai yang ada. Masyarakat dapat melihat desain dan konstruksi ideal dalam pembangunan rumah disesuaikan dengan kondisi tanah di daerah masing-masing.
"Peminat program solusi rumah ini terus meningkat, terutama di perkotaan. Selain menjamin kualitas bangunan juga menerapkan konsep hemat melalui program pengerjaan yang efektif," kata Deni.
Selain itu program CSR Holcim juga difokuskan ke sektor pendidikan dengan menyalurkan bantuan kepada sejumlah siswa dan sekolah baik di Cilacap yang menjadi daerah industri pabrik semen itu, maupun di kota-kota lainnya.
Sejak pertama kali di tambang pada 1979, produsen semen itu telah melakukan penambangan batu kapur seluas 112 hektare dimana tambang aktif saat ini seluas 50 hektar. Sedangkan luas SIPD 1.000 yang dimiliki Holcim, tidak semuanya digunakan. Seluas 888 hektare di dalam SIPD itu masih hutan belantara.***3***
Syarif A
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026