Garut, 10/5 (ANTARA) - Kabupaten Garut terus berupaya mengendalikan perkembangan waralaba demi melindungi pasar tradisional, kata seorang pejabat.

"Saat ini waralaba dengan ratusan mini market di Garut telah merebut 18 persen konsumen yang biasa berbelanja di 17 pasar tradisional," kata Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Garut H Budiman, di Garut, Senin.

Menurut dia, waralaba juga merebut konsumen kios dan warung yang tersebar pada setiap pemukiman dan perkampungan.

Untuk itu, kata dia, perlu upaya pengendalian, seperti pemberlakuan tata ruang pendirian waralaba minimal 200 meter dari pasar tradisional, bahkan untuk jenis waralaba tertentu didorong dapat memanfaatkan produk lokal.

Selain itu, kata dia, melaksanakan program meningkatkan daya saing Usaha Kecil Menengah (UKM), memfasilitasi bantuan dan mempermudah proses pendirian UKM, serta mengoptimalikan peran perbankan untuk memberikan modal usaha produktif.

Pembenahan, kata dia, juga dengan membenahi kebersihan, kerapihan dan ketertiban pasar tradisional

John DH


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026