Camat Pakenjeng Garut Jajat Darajat mengapresiasi kehadiran Kepala PVMBG Dr Surono bersama sejumlah anggota tim lainnya, serta bupati dan jajaran teknis di lingkungan Pemkab Garut.
"Mereka akan melakukan penelitian kondisi topografi tanah di wilayah Kecamatan Pakenjeng, menyusul selama ini banyak terdapat lokasi rawan bencana alam," kata Jajat Darajat yang didampingi Kabag Informatika Setda Garut, Dik Dik Hendrajaya.
Di Kecamatan Pakenjeng, katanya, sebagian wilayahnya memiliki tebing yang curam, sehingga kerap terjadi tanah longsor dan banjir lumpur yang disertai bebatuan.
"Sehingga diharapkan bisa segera mendapatkan rekomendasi dari PVMBG agar masyarakat dapat mengetahui lokasi aman untuk mendirikan rumah atau perkampungan," katanya.
Jajat Darajat dan Dik Dik Hendrajaya juga mengemukakan, seorang korban selamat gerusan longsor atas nama Wawan (9) bin Ate, sejak Minggu (31/1) malam terpaksa dirujuk ke RSU dr Slamet Garut, akibat kondisi lukanya semakin berat dan mengkhawatirkan mengalami luka pada bagian dalam.
Sedangkan seorang korban lainnya, Asep (19) sejak Jumat (29/1) masih terus dicari dengan menyisir setiap lekukan sungai Cikandang, menyusul ditemukannya korban atas nama Adam (21) pada Sabtu (30/1) dalam kondisi tewas dengan wajah serta sekujur tubuhnya sangat sulit dikenali.
Sebelumnya ketiga korban itu tergerus tanah longsor dan banjir lumpur sehingga almarhum Adam pun saat diketemukan tengah terbawa hanyut luapan sungai Cikandang sejauh 60 km pada wilayah kecamatan lainnya.
Hingga kini istri Asep masih mengalami depresi berat karena tengah hamil dua bulan calon anak pertamanya. Suaminya, Asep, hingga kini masih belum juga ditemukan, meski berbagai upaya pencarian terus dilakukan oleh unsur aparat kecamatan, TNI dan kepolisian bersama masyarakat setempat.
Camat Jajat Darajat mengharapkan bantuan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (Satlak PBP) untuk memperkuat upaya pencarian korban Asep.
Selain itu, katanya, pihaknya juga sangat memerlukan tambahan pasokan sembilan bahan pokok (Sembako) dari Dinsosnakertrans kabupaten. ***3***
(U.PK-HT/B/A041/A041) 01-02-2010 10:31:35
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.