"Tingkat kunjungan wisata ke museum masih minim, saat ini pengunjung mayoritas oleh siswa sekolah yang mendapat tugas dari sekolah masing-masing," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Jawa Barat, Herdiran Iing Suranta di Bandung, Selasa.
Ia menyebutkan, siswa sekolah saat ini menjadi penyumbang utama pengunjung ke museum-museum di Jawa Barat.
Herdiwan menyebutkan jumlah pengunjung dari kalangan siswa sekolah mencapai 80-90 persen.
"Itu pun karena siswa mendapat tugas dari sekolah bukan karena keinginannya sendiri atau atas minatnya mengetahui museum," kata Herdiwan.
Pada kesempatan itu, Kadisbudpar Jabar mengharapkan peran sekolah untuk mendorong siswa-siswinya tertarik dan suka belajar di museum.
Menurut Herdiwan, kunjungan ke museum diharapkan menjadi salah satu kegiatan wajib dengan intensitas yang lebih ditingkatkan lagi.
"Sekolah dan para siswa diharapkan menjadi motor untuk menarik kunjungan wisata ke museum, dan mengajak orang tua atau warga di lingkungannya untuk berkunjung ke museum," kata Herdiwan.
Ia menyebutkan di Kota Bandung terdapat tiga museum yang menjadi destinasi kunjungan wisata museum pada 2010 yakni Museum KAA, Museum Geologi dan Museum Sri Baduga.
"Tingkat kunjungan terbanyak ke Museum Geologi Bandung, kami upayakan tiga museum itu menjadi satu paket kunjungan," kata Herdiwan.
Ia menyebutkan jumlah pengunjung ke Museum Sri Baduga Bandung masih minim yakni 400 ribu per tahun. Jumlah tersebut didominasi oleh pelajar.
Selain itu masih ada beberapa museum lainnya yakni Museum Postel di Jl Cilaki, Museum Minyak Tanah, Museum Takstil dan Museum Mandala Wangsit Siliwangi.
"Meski minat kunjungan ke museum masih minim, namun dengan digulirkannya program Tahun Kunjungan Wisata Museum 2010 dapat meningkatkan jumlah pengunjung," kata Herdiwan.
Ia mengimbau kepada setiap daerah untuk mensinergikan paket kunjungan wisata di daerah masing-masing dengan museum yang ada di daerah setempat.
Beberapa museum di daerah memiliki daya tarik tersendiri seperti Museum Linggar Jati di Kuningan, Museum Geusan Ulun di Sumedang, Museum Bumi Alit Galuh di Kawali serta beberapa museum lainnya yang tersebar di Jabar, katanya.
Syarif Abdullah
(T.S033/B/E001/C/E001) 19-01-2010 16:57:09
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.